BeritaDaerahHukum dan Kriminal

Viral Video Wanita Tengah Telanjang di Bandara Yogyakarta

Sulseljarrakpos.com, Video yang sedang viral, dimana terlihat seorang wanita tanpa busana yang diduga berlokasi di Bandara Udara Yogyakarta International Airport ( YIA ) sedang diselidiki oleh Polisi guna mencari tau sosok wanita yang ada divideo tersebut.

Awal video tersebut viral disebuah jejaring sosial (Twitter) terkait sosok perempuan yang memperlihatkan video yang sedang membuka busananya tersebut yang diketahui di kawasan Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terlihat dalam video tersebut sosok perempuan dengan memakai kacamata hitam dan wajah yang tertutup masker merekam dirinya sendiri sedang membuka baju jas abu-abu dan rok gelap hingga setengah telanjang.

Video dengan durasi 1 menit 23 detik itu mempertontonkan si perempuan kemudian melakukan hal yang tidak senonoh seorang diri di tempat umum saat suasana disekitar sedang sepi. Dikabarkan Polisi tengah menyelidiki kasus ini. “Kami tindak lanjuti dengan penyelidikan,” kata Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini dilansir dari kompas.com, Kamis (2/12/2021).

Dilakukannya penyelidikan berlangsung sejak video itu viral di akhir November 2021, terlihat dalam video tersebut kalau lokasinya memiliki kemiripan dengan Bandara YIA, terutama terlihat dari bentuk dinding, kaca, dan utamanya ada atap bentuk kawung di kejauhan. Penyidik bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I (Persero) untuk memastikan kasus tersebut. Dari hasil awal koordinasi dengan AP video tersebut diduga direkam sebelum 20 Oktober 2020.

Polisi memastikan ada pelanggaran dalam kasus ini, baik pelanggaran terhadap pidana pornografi dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Berdasar UU Pornografi, pelaku terancam pidana kurungan minimal 6 bulan hingga 12 tahun atau denda Rp 250 juta hingga Rp 6 miliar. Sementara pelanggaran UU ITE pasal 45 ayat 1 terkait kesusilaan, maka pelaku terancam penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp 1 miliar.( Red )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button