Berita

Sosok Wanita Viral di Medsos, Mengaku di Hamili Dan Diperas Oknum Polisi

MAKASSAR – Sulseljarrakpos.com, Cerita datang dari seorang wanita yang sedang viral di media sosial. Wanita bernama Saskia Andini Putri Suhari (24) asal Makassar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial usai curhatannya di akun instagram jadi bahan perbicangan nitizen.

Pengakuan Saskia di akun Instagramnya yang dihamili dan juga diperas oleh oknum Polisi yang juga mantan pacarnya, yang meninggalkannya disaat sedang hamil.

Dalam video unggahan Saskia memperlihatkan capture chatnya saat meminta pertanggung jawaban Bripka Frinaldi. Namun Bripka Frinaldi enggan bertanggung jawab atas perbuatannya.

Dalam postingan lainnya, Saskia menggunggah hasil USG dan percakapannya dengan orang tua Bripka Frinaldi. Dalam postingannya Saskia juga mengunggah percakapannya dan bukti transfer dengan Bripka Frinaldi yang sering meminta uang kepadanya.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando membenarkan adanya laporan dari seorang wanita terhadap anggota Satuan Sabhara tersebut. Kata dia, laporan tersebut sudah ditindaklanjuti sejak masuk pada Juli 2021 lalu.

“Benar, sementara sudah dalam proses. Sudah ada pemeriksaan saksi, terlapor, dan pelapor. Hanya saja memang kan ada pembuktian tertentu, apalagi pelapor mengaku hamil jadi harus dibuktikan dulu,” kata Lando

Akan dilakukan tes DNA, yang dimana tingkat akurasinya tinggi untuk dijadikan bahan pembuktian.

“Hasilnya 99.99 persen valid dan tidak bisa diganggu gugat apakah anak itu secara biologis anak mereka berdua atau ada pria lain. Biar jelas dan yakin,” jelasnya.

Diketahui, jauh sebelum kasus ini mencuat, Saskia dan Bripka Frinaldi sudah pacaran sejak bulan November 2020. Selama itu juga, keduanya kerap menghabiskan waktu bersama di sebuah indekos di Jalan Sungai Limboto.

Karena sering tinggal bersama dan melakukan perbuatan zina Saskia akhirnya hamil. Bukan bertanggung jawab, Bripka Frinaldi malah meninggalkan korban dengan cara memutuskan hubungan keduanya pada Mei 2021. Tidak terima dengan sikap oknum polisi itu, SAP kemudian melapor.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button